Sumut News
Medan
PKS Rapatkan Barisan Menangkan Sigit Pramono Asri | PKS Rapatkan Barisan Menangkan Sigit Pramono Asri |
|
|
|
| Monday, 01 February 2010 | |
Sekira 100 hari menjelang hari ‘H’ Pilkada Medan 12 Mei 2010, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) satukan barisan untuk menguatkan tekat menangkan parhelatan akbar.Acara dikemas dengan menggelar Tabligh Akbar Bersama Sigit Pramono Asri sebagai calon Walikota Medan di Lapangan Sejati Jalan Karya Jaya, Medan, Minggu (31/1). Ketua DPD PKS Medan Surianda Lubis S Ag dalam tausyiahnya mengingatkan, ribuan kader dan simpatisan untuk merapatkan barisan dalam memanfaatkan kesempatan berharga jelang Pilkada Medan. Dia meminta pada seluruh kader untuk membuktikan bahwa PKS bukan barisan yang terputus-putus dan mudah disusupi syaitan. "Hari ini kita buktikan kalau PKS bukan barisan yang terputus-putus. Kita akan jadikan kesempatan ini menjadi kesempatan yang berharga untuk mengusung kader PKS dalam Pilkada Medan," kata Suryanda Lubis. Dia menegaskan, perjuangan ke depan dalam Pilkada Medan, bukan untuk mempertaruhkan kehormatan pribadi. Tapi bagian dari tuntutan dakwah dalam Islam. Karena itu diharapkan segala potensi serta sumbangsih seluruh kader dapat dimobilisir dengan baik. "Inilah saat yang ditunggu-tunggu oleh PKS. Menempatkan kadernya menjadi orang nomor satu di Medan. Mei 2010, PKS akan menemukan sambungan nyawanya," ujar Surianda. Momentum Dakwah Sigit Pramono Asri yang diusung PKS sebagai calon orang nomor 1 di Medan pada kesempatan itu juga menegaskan, momentum politik dalam 12 Mei 2010 bukan semata untuk memperjuangkan Sigit. Tapi merupakan momentum dakwah bagi PKS. Sebab katanya, setiap momen politik usai seperti pemilu ataupun pilkada, dakwah PKS selalu semakin meluas dan membesar. Artinya, sebagai partai dakwah, PKS selalu memanfaatkan momentum politik sebagai penyebaran dakwah bagi ummat. "Momentum politik ini merupakan momentum dakwah. Bukan hanya memperjuangkan seoarang Sigit semata, tapi lebih kepada kepentingan umat" ujar Wakil Ketua DPRD Sumut itu. Karena itu lanjutnya, selama 100 hari ke depan, manfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk memperjuangkannya. Terutama memastikan kader dan simpatisan di setiap kantung suara terdaftar sebagai pemilih. "Jangan sampai kejadian Pilkada 2005 terulang kembali ketika beberapa kantung suara PKS di’operasi’ sehingga banyak pemilih tak bisa menggunakan haknya". Disingung mengenai pasangan yang akan mendampinginya, Sigit mengatakan kalau hal itu diserahkan ke partai. Sebab dirinya diusung oleh partai. "Beberapa partai koalisi seperti PBR, PKNU dan PBB menyerahkan penetapan pasangan pada PKS". Usai memberikan tausiyah, Wakil Gubernur Sumut, Gatot Pudjo Nugroho yang turut hadir dalam tabligh akbar, Ketua DPW PKS Sumut Mustafa Ismail, Sigit Pramono Asri dan Surianda Lubis turun pangggung untuk berbaur dengan ribuan kader dan simpatisan PKS untuk mendengarkan tausyiah dari Kepala Departemen Kaderisasi DPP PKS DH Alyusni. Meskipun sengatan matahari cukup terik siang itu, tak menyurutkan para politisi PKS tersebut untuk duduk di atas rumput lapangan. Panasnya sengatan matahari turut ‘membakar’ semangat kader PKS untuk ‘berjihad’ songsong Pilkada Medan tahun ini. (sug/adc/tribunsumatera.com) |
| Selanjutnya > |
|---|
