Indonesia Today
Sumatera
BAH, Disinyalir SABU Di Produksi Di Aceh | BAH, Disinyalir SABU Di Produksi Di Aceh |
|
|
|
| Thursday, 02 July 2009 | |
|
Banda Aceh- tribunsumatera.com "Berat dugaan saya ada produsennya di Aceh, saat ketangkap justru ditemukan uang hasil penyitaan cukup besar. Namun, daerah mana masih dalam penyelidikan," ungkap Irjen Pol Adityawarman usai peringatan HUT Bhayangkara 1 Juli di Banda Aceh, Rabu, kemarin. Kasus shabu dan narkoba lainnya, katanya justru menjadi salah satu alat perusak generasi masa depan, karenanya, pihaknya menyatakan ’perang’ terhadap narkotika dan sejenisnya di Aceh. Kapolda menilai, mengapa yakin Aceh diduga sebagai produsen, sebab, daerah ini semakin terbuka dengan kondusifnya situasi, sehingga, tambahnya berbagai benda yang bisa diolah menjadi shabu ada ditemukan di Aceh, baik dari dalam maupun luar negeri. "Benda itu dari luar Aceh, kemudian diolah disini lalu dijual," ungkapnya. Menurutnya, untuk mengungkap dan sekaligus mencegah pengguna shabu-shabu itu, jajarannya dari Ditnarkoba Polda Aceh bekerjasama tim khusus anti narkotika dari Mabes Polri melacak pelakunya di sejumlah kabupaten/kota. Aditya menyebutkan untuk melacaknya butuh waktu, sebab, pengguna shabu itu identik dengan adanya diskotik, sedangkan daerah Aceh dengan status Syariat Islam justru lokasi tersebut tidak ada lagi. "Saya heran juga, di Aceh kan tidak ada lagi diskotik, lalu dimana pengguna memakainya dan inilah yang sedang kita lacak terus," tandas Aditya. Terkait adanya oknum aparat polisi yang terlibat, Kapolda mengungkapkan untuk segera menghentikannya, sebab, tidak ada ampun jika tertangkap dan bagi pemakai yang sudah berat pihaknya segera membuat surat untuk memberhentikannya. "Buat apa lagi kalau sudah paranoid, maka kita berikan pensiun muda, atau langsung kita pecat, sebab, kalau sudah berat kenanya susah untuk memulihkan kembali," tandasnya. Polisi Kepung Rumah Pengedar Shabu Khairul (52) warga Desa Kumbang Indah, Kecamatan Badar harus kandas setelah aparat keamanan menggerebek tempat persembunyiannya, di Desa Perapat Hulu (pajak hewan) Kecamatan Babussalam. Dari tangan tersangka disita barang bukti satu paket shabu yang berada disaku. Kapolres Aceh Tenggara AKBP Drs Arsyad saat dikonfirmasi Rabu (1/7) melalui Kasat Narkoba Iptu Edwin Aldro,SH membenarkan penangkapan tersebut. Di tempat terpisah, Sat Narkoba Polres Agara juga menciduk tiga pengisap ganja dari warung tuak, di Desa Lawe Petanduk Kecamatan Semadam. Mereka tak menduga akan didatangi polisi saat lagi asyik mengisap ganja. Selanjutnya Syamsul Bahri (32) warga Semadam, Pardi (26) warga Semadam dan Zul (28) warga Deleng Perkison kini mendekam di sel tahanan. (bs/nad/ra/sb/red/tribunsumatera.com) |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
