| SBY : tak akan jual aset negara seperti capres yang lain |
|
|
|
| Sunday, 28 June 2009 | |
![]() Cirebon - Calon presiden, Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kampanye terbatas bersama para pendukungnya di Cirebon, Jawa Barat, Sabtu 27 Juni 2009. Dalam pidatonya di depan 2.000 pendukungnya, SBY menyindir praktek jual aset yang dilakukan pemerintahaan sebelumnya "Saya tak mau pembangunan dengan menjual aset seperti dulu," kaya SBY, sambil menunjuk jari ke belakang di di Gedung Olah Raga (GOR) Bima, Jalan Brigjen Darsono, Cirebon.
Dalam pidatonya, SBY tak menunjuk hidung capres lain, yang hobi menjual aset. "Apalagi dengan privatisasi yang aneh-aneh," tambah dia, disambut tepuk tangan para pendukung. Soal utang, SBY menjelaskan meskipun masih ada utang lain, faktanya pemerintah sudah bekerja melunasi hutang dana moneter internasional (IMF). "Ini saya jelaskan, penjelasan capres lain tidak jelas dan membingungkan rakyat," tambah dia. Kepada masyarakat Cirebon, SBY berjanji membangun parik pupuk agar petani tak lagi kekurangan. Selain itu, "membangun Waduk Jati Asih yang bisa mengairi 90 ribu hektar sawah," tambah dia. Usai melakukan kampanye terbatas, SBY menempuh jalur darat dari Cirebon menuju Semarang, Jawa Tengah. Dalam perjalanan yang disebut 'Road to Glory' ini, SBY berhenti di Losari untuk berganti mobil. Waktu yang tak sampai 10 menit dimanfaatkan warga sekitar. Berlarian, warga berebut menyalami SBY. Jalan sempit yang berdebut itu sontak macet. Usai menyalami warga, SBY bergegas pindah mobil. Di Tegal, Jawa Tengah, SBY direncanakan akan makan siang di sebuah warung. Warung yang dipilih adalah warung Tegal milik Ibu Ipah.(vns/tribunsumatera) |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
