Di Duga Kontruksi Bangunan PKM Tanjung Kemuning Asal – Asalan ” APH Di Minta Turun “

oleh -1,215 views

Tribun Sumatera.Com – Kaur – Puskesmas Tanjung Kemuning, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, Di duga kontruksi bangunan di beberapa aitem gagal fungsi dan diding bangunan di beberapa ruangan mulai banyak yang retak serta cat dinding sudah mulai mengelupas ini salah siapa, Sabtu 19/02/2022.

Di balik bangunan yang mega dan indah Puskesmas Tanjung Kemuning jauh dari kata harapan masyarakat, Pembangunan dua tingkat Puskesmas Tanjung Kemuning (Dilahan Existing). melalui Dana Dak Dinas Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Kaur tahun 2021 dengan nilai kontrak. 5.388.537.000,00 (lima miliyar tiga ratus delapan puluh delapan juta lima ratus tiga puluh tujuh ribu rupiah) pelaksana PT. RAJU PERMATA MANDIRI hingga selesai. baru seumur jagung di duga gagal  kontruksi bangunan sebab di  beberap aitem pekerjaan seperti dinding dibeberapa ruangan retak serta cat dinding mulai mengelupas sehingga pekerjaan terkesan asal-asalan

Hal ini di ketahui saat awak media berkunjung ke Puskesmas Tanjung Kemuning, Kapus Tanjung Kemuning lagi sakit, melalui petugas kebersihan PKM Tanjung Kemuning penjelasannya sebagai berikut ” saya bekerja disini kurang lebih mulai januari tahun 2022 sampai sekarang. apa bila hujan turun deras PKM Tanjung Kemuning pasti banjir hampir menggenangi seluruh ruangan di lantai bawah, dengan ketinggian air kurang lebih 20 cm hingga 30 cm, ini disebabkan dugaan saya terlalu kecilnya pipa pembuangan air yang ukurannya saya kurang tahu pasti, kalau hujan turun deras siang atau malam hari, saya tidak bisa istirahat karena saya sibuk membantu kawan-kawan PKM menyelamatkan berkas-bekas dan alat-alat medis PKM dari genangan air, dan saya selalu waspada mengecek jalur-jalur yang ada arus listriknya ” Jelas Petugas Kebersihan PKM Tanjung Kemuning Rian Riski.

Lebih lanjut petugas kebersihan PKM Tanjung Kemuning mengatakan ” seperti tong penampungan air pas diisi sudah penuh beberapa menit kemudian pada hal belum di pakai airnya, tong penampungan air tersebut kosong sudah saya cek bocornya di mana tapi tidak di temukan, sehingga kran air terkesan tidak berfungsi serta di mana diding bangunan di beberapa ruangan sudah retak, cat dinding sudah mulai mengelupas, serta puing-puing di atas bangunan lantai dua PKM Tanjung Kemuning masih banyak yang berserakan ” ujar petugas kebersihan PKM Tanjung Kemuning Rian Riski.

Di sisi lain sebagai tokoh masyarakat dan salah satu anggota LSM GBNN Wilayah Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, menyikapi hal ini ” harapan saya dengan Bupati Kaur H. Lismidianto S.H.,M.H., untuk dapat memerintahkan Dinas terkait mengecek kebenarannya serta cepat tanggap dan mengkaji ulang hasil PHO di beberapa bulan lalu serta pihak APH untuk turun , karena Puskesmas Tanjung Kemuning adalah Puskesmas Induk dan tepat rawat inap pasien, kami sangat mendukung program Bupati Kaur H. Lismidianto S.H.,M.H., di mana mengutamakan bidang Kesehatan, Pendidikan dan Pangan, jangan sampai di mata publik menilai PKM Tanjung Kemuning walau sudah di bangun dengan anggaran yang cukup besar, di lihat terkesan kumuh demi Kaur lebih maju, untuk mewujudkan Kaur Digital, Berseri Se-Rase dan Se-Ijean ” jelas LSM GBNN Okto Sakrin.

Sejak berita ini dipublis pihak-pihak terkait konfirmasinya terus diupayakan.(Okawa).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.