Di Duga Pemda Bengkulu Selatan Membuat Aturan Tapi Takut Menerapkan ” Ada Apa Dengan Perbup 16 ?

oleh -208 views

Tribun Sumatera.com. – Bengkulu Selatan ” Dengan adanya pemberitaan dalam penegakan disiplin waktu di Bengkulu Selatan yang berimbas pada Pemberhentian sementara perangkat desa di pagar gading membuat banyak masyarakat mendukung supaya berjalan nya roda pemerintahan desa yang aktip dan maksimal,

Tapi tidak dengan pemerintah Bengkulu Selatan yang cuma berani membuat aturan tetapi tidak berani menerapkan aturan tersebut

Ini terlihat dengan stetmen camat Pino raya yang pimplan dalam keputusan di salah satu media online Bengkulu ,yang kurang lebih seperti ini “bahwa surat yang di sampaikan dan ditujukan kepada Pjs kades Pagar Gading tersebut adalah dengan maksud agar Pjs Kades membina perangkat desanya, dan apabila sudah tidak lagi dapat dibina maka kades harus bertindak tegas untuk menyampaikan surat pemberhentian sementara kepada camat”

“Surat tersebut bukan maksud kami memberhentikan, akan tetapi merekomendasikan dan memerintahkan Pjs Kades untuk melakukan pembinaan terhadap perangkat desa yang tidak aktif bekerja atau jarang masuk kantor. Nah apabila tidak dapat di bina maka berhentikan saja,” tegas Camat”

“Sampaikan surat pemberhentian kepada camat dan pasti saya setujui. Ini cuma salah pengetikan dan salah pemahaman saja, surat tersebut kan untuk Kades bukan merupakan SK pemberhentian,” jelas Hendri Farizal

Di kutip di salah satu media online Bengkulu,

Di tempat terpisah salah satu pimpinan media online Aslan Hasibuan menyatakan ” ini akan menjadi presiden buruk bagi Bengkulu Selatan di mana secara tidak langsung pemerintah Bengkulu Selatan mendukung perbuatan perangkat desa yang sering melanggar aturan jam kerja, ini sangat di sayangkan ” ujar Aslan Hasibuan

Lebih lanjut Aslan Hasibuan mengatakan ” tidak usah membuat aturan kalau takut menerapkan , biarkan saja perankat desa mau masuk atau pulang semau nya , kalau baru ada tekanan sedikit sudah kelabakan ” tegas Aslan Hasibuan sambil tertawa,

” Kita akan kawal terus ,apabilah ada pelanggaran yang sama nantinya di berikan sanksi tegas oleh pemerintah Bengkulu Selatan maka kita simpulkan bahwa aturan ini di buat untuk alat pemerintah Bengkulu Selatan sebagai aturan yang berlaku pada perangkat atau orang tertentu ” tutup Aslan Hasibuan

Upaya konfirmasi dengan pihak terkait terus di upayakan.BPA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.