Di Duga Pemdes Muara Payang Langgar Perbup ” Bupati Gusnan Mulyadi Jangan Diam Saja “

oleh -387 views

Tribun Sumatera.com – Bengkulu Selatan” Disaat Pemerintah telah mengeluarkan Perbup tentang hari kerja, jam dinas dan jam pelayanan aparatur pemerintah Desa , Contoh yang kurang baik ditampakkan oleh Pemerintah Desa Muara Payang Kec.Seginim.

Hal kurang baik itu terbukti, ketika awak media berkunjung ke Desa Muara Payang, Ditemui kantor Desa dalam keadaan kosong, disaat jam kerja , Dari keterangan warga ke awak media yang enggan untuk disebutkan namanya mengatakan “ kejadian seperti ini biasa terjadi, membuat pelayanan sering terbengkalai, sering berminggu minggu baru bisa dilayani oleh aparatur desa ” jelas warga yang tidak ingin di sebut namanya

Sangat disayangkan hal seperti ini masih terjadi, padahal ketika Persatuan Perangkat Desa Seluruh Indonesia (PPDI) Kabupaten BS mengadakan deklarsi beberapa bulan yang lalu, terkait penerbitan NIPD salah satu penilaiannya nanti adalah masalah kehadiran kerja , Yang tertuang di dalam Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2018 yang mengatur tentang, Pakaian Dinas Kepala Desa dan Perangkat Desa serta Hari dan Jam Dinas Pemerintah Desa di Lingkungan Kabupaten Bengkulu Selatan.

Dikatakan Kadis PMD, Hamdani Sarbaini saat di konfirmasi melalui WhatsApp menjelaskan, “kami akan mintak kepada camat , Untuk melakukan langkah-langkah dalam bentuk pengawasan dan pembinaan pada pemdes muara payang dengan hal ini camat bisa melakukan tegoran secara tertulis dan dapat melaporkan kepada bupati ketidak disiplinan pemdes muara payang”tegas Hamdan Sarbaini

Ditempat terpisah tim investigasi Sekber Media Online Juni Handri mengatakan.“sangat di sayangkan hal ini terjadi sebab dalam peraturan bupati sangat jelas hari kerja dan jam pelayanan aparatur pemerintah desa adalah hari senin sampai dengan kamis, mulai jam 08.00 wib sampai dengan jam 13.30 wib”ujar Juni Handri

” Sangat di sayangkan sekelas perbup di Bengkulu Selatan ini tidak di pandang oleh perangkat desa , sebab sudah sangat sering kejadian ini tetapi tidak ada tanggapan atau sanksi sampai saat ini sehingga Perbup ini terkesan mandul ” tutup Juni Handri

Upaya konfirmasi dengan pihak terkait terus di upayakan. (Sonny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.