Diduga Asal Jadi, Baru Selesai Dikerjakan Rabat Beton Desa Penantian Sudah Mulai Retak

oleh -503 views

Poto Dokumentasi Pekerjaan Rabat Beton Desa Penantian Kaur

Tribun Sumatera.Com – Kaur ” Kecamatan Kelam Tengah, pembangunan jalan rabat beton. Desa Penantian baru selesai dibangun dibeberapa titik sudah mulai retak, hal ini diketahui, kamis 03/08/2023.

Hasil investigasi media ini di lokasi kegiatan pembangunan rabat beton, plat deker, pemangkasan tebing dan persiapan jalan sudah selesai 100 persen, tinggal menyisakan sisa-sisa material seperti krokos, bungkus semen merek merah putih, tumpukan tanah dan lainnya.

Tapi mirisnya, pantauan media ini jalan rabat beton tersebut, tidak ada papan penyekat, tidak ada alas plastik dan yang lebih parahnya lagi di beberapa titik rabat beton sudah mulai ada yang retak, dibangun melalui sumber Dana Desa tahun 2023, sebesar Rp. 181.345.000.

Selain itu ditempat yang sama, ada juga pembangunan 2 titik plat deker dengan anggaran Rp. 35.490.000., serta pemangkasan tebing dan persiapan jalan Rp. 77.993.200., dengan sumber anggaran yang sama yaitu Dana Desa tahun 2023.

Disisi lain masyarakat setempat memberikan tanggapan, terkhusus pemangkasan tebing dan persiapan jalan, dimana jalan tersebut sudah seperti itu adannya yang dikerjakan Kepala Desa sebelumnya, selebihnya saya kurang paham silakan konfirmasi langsung ke Pemdes Penantian yang sekarang jelas (PY).

Sementara itu saat di konfirmasi Kepala Desa Penantian melalui pesan WhatsApp, media ini ingin bertemu secara langsung mengkonfirmasi terkait material yang digunakan ataupun volume baik rabat beton, plat deker, pemangkasan tebing dan persiapan jalan dengan jawaban singkat, maaf ding kalau hari ini belum bisa, abis acara di Kantor Camat, aku hendak ke Manna, belikah bendera-bendera untuk di Desa, tapi yang jelas Ding, sistem pekerjaan oleh masyarakat Penantian Ding, jawabnya dugaan terkesan menghindar.

Ditempat terpisah aktivis mudah Kaur yang kesehariannya juga sebagai kontrol sosial memberikan tanggapan, kalau dilihat dari temuan media ini, tanggapan masyarakat, tanggapan Kepala Desa Penantian, dengan tanggapan yang belum maksimal, tidak ada alasan seperti Dinas PMD, Inspektorat dan APH Kaur, untuk tidak turun secara langsung ke lokasi kegiatan tersebut guna memastikan kebenarannya, kuat dugaan kami kegiatan-kegiatan tersebut sangat berpotensi merugikan keuangan Negara Republik Indonesia, lebih baik mencegah dari pada mengobati, ungkap (RO).

Sambungnya, sekali lagi kami tegaskan dan sangat berharap khususnya Desa Penantian, Kecamatan Kelam Tengah, Kabupaten Kaur, kepada Dinas PMD, Inspektorat dan APH Kaur, secara serius dengan sekala prioritas dan benar-benar mengawasi perealisasian ataupun mengaudit Dana Desa diakhir tahun 2023 ini. Untuk Desa Penantian lebih maju, Kaur BERSERI, pungkas (RO).

Sejak berita ini dipublikasikan tanggapan, TPK, PPTK, BPD, Camat dan pihak terkait lainnya konfirmasinya terus diupayakan. (Okawa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.