Diduga Pembangunan Gedung Desa Suka Negri Di Pihak Ketiga kan Dan Laporan Piktif

oleh -2 views

sangat disayangkan dengan apa yang dilakukan Pemdes Suka Negri Kecamatan Air Nipis, yang mana Pemdes Desa ini disinyalir tidak patuh dengan apa yang menjadi program Pemerintah mulai dari Pusat, Provinsi sampai dengan Daerah.

Jelas pada penerapan dana Desa terlebih pada pembangunan fisik, Pemerintah menekankan agar Masyarakat setempat diberdayakan melalui sistem Padat Karya Tunai (PKT), hal itu ditekankan Pemerintah agar Masyarakat dapat terbantu serta membuka peluang untuk Masyarakat demi meningkatkan ekonomi Masyarakat.

Namun rencana Pemerintah yang dituangkan dalam aturan penggunaan dana Desa yang mengedepankan Padat Karya Tunai (PKT) nampaknya tidak diindahkan oleh Pemdes Desa Suka Negri Kecamatan Air Nipis, pasalnya Pemdes ini melaksanakan pembangunan gedung serba guna dengan pagu dana Rp.426.889.000 dipihak ketigakan seharga Rp.85.000.000.

Disisi lain Pemdes Suka Negri juga diduga lakukan pelaporan piktif yang mana juga kuat dugaan lakukan pemalsuan pada pelaporan tutup buku akhir tahun, hal ini jelas tertanggal 5 Januari 2022 pekerjaan pembangunan gedung serba guna masih berjalan.

Penanggung Jawab sebagai pihak ketiga yang berasal dari kota Manna saat dikonfirmasi menjelaskan “ya kami dapat borongan ini seharga Rp.85.000.000, terkait pekerja yang kami pekerjakan kami tetap menggunakan Masyarakat setempat kadang seorang kadang dua orang dalam seminggu karena apabila menggunakan Masyarakat setempat dengan jumlah yang banyak apalagi yang kami dapat” jelasnya.

Beliau juga menambahkan “seperti pemasangan kramik nemang kami borongkan kembali dengan Masyarakat setempat, hal ini mengingat waktu pekerjaan yang sudah terlewat jauh jadi untuk nengejar hal itu maka kami borongkan pemasangan kramiknya dengan Masyarakat setempat” tutupnya.

Kepala Desa setempat saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya menjelaskan “saya sudah siap apapun yang terjadi pada pembangunan tersebut, mau dibawa ke APH, mau kemana yang jadi masalah bagi saya” tutup Kades.

Sementara itu Julian Ao selaku tim Sekber Media online menegaskan “penggunaan dana Desa bukan serta merta sekehendak Pemdes dalam penerapannya, semua ada aturan apabila Pemdes Suka Negri bisa sesuka hati dalam penerapan dana Desa bagaimana Desa lain” jelas Julian Ao

Julian Ao juga menambahkan “pada penerapan dana Desa sudah jelas Padat Karya Tunai (PKT) harus diutamakan ini jelas Pemerintah menekankan sekaligus dituangkan dalam aturan penggunaan dana Desa, tidak boleh Pemdes Sukanegri dengan alasan apapun memihak ketigakan pekerjaan tersebut semasa Masyarakat masih ada yang mampu mengerjakan, lain hal kemampuan Masyarakat setempat tidak memungkinkan contoh harus menggunakan alat berat” tegas Julian Ao.

“Dengan adanya kejadian ini Julian Ao berharap agar kiranya pihak terkait dapat melakukan pemeriksaan di Desa Sukanegri, hal ini dijelaskannya sangat kuat potensi adanya pelaporan tutup buku yang disinyalir Piktif, sebab dugaan adanya Piktif tersebut bukan tidak beralasan dengan adanya pekerjaan ini dipihak ketigakan bagaimana TPK dan Pemdes Sukanegri membuat laporan pertanggung jawaban Hari Orang Kerja (HOK) ”  tutup Julian Ao

Hingga berita ini diterbitkan konfirmasi dengan pihak berkompeten lainnya sedang diupayakan.(BPA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.