Diduga Pembangunan Jembatan Desa Margo Mulyo Tidak Transparan

oleh -466 views

Tribun Sumatera.Com – Kaur, Kecamatam Padang Guci Hulu, Desa Margo Mulyo, dugaan kuat pembangunan jembatan tersebut di kerjakan tidak transparan, minggu 04/08/2022.

Hal ini diketahui saat awak media berkunjung di Kecamatan Padang Guci Hulu, tepatnya Desa Margo Mulyo, melihat pembangunan jembatan dugaan sudah selesai 100%.

Dimana sudah terlihat jelas tidak ada lagi aktifitas kegiatan di lokasi pembangunan jembatan tersebut, tinggal menyisakan sisa-sisa matrial seperti batu, pasir, batu seplit dan bangunan tidak rapi serta papan informasi sudah tidak ada.

Saat di konfirmasi masyarakat setempat memberikan tanggapan, membenarkan pembangunan jembatan tersebut milik Desa Margo Mulyo, pembangunan jembatan ini hasil musyawarah masyarakat masuk dalam APBDes tahun 2022.

Tapi saya selaku masyarakat sangat kecewa setahu saya dari titik nol pekerjaan pembangunan jembatan hingga selesai tidak di umumkan dengan masyarakat hanya segelintir orang yang tahu, pada hal sudah jelas Dana Desa itu untuk memberdayakan masyarakat Desa, jelas (YL).

Di tempat terpisah tepat di rumah Sekretaris Desa Margo Mulyo selaku PPTK kegiatan memberikan tanggapan, pembangunan jembatan tersebut Dana Desa 20 % ketahan pangan tahun 2022, dengan pagu anggaran lebih kurang Rp. 120.000.000., dengan pekerja masyarakat setempat sistem kerjanya di borongkan, untuk secara teknis kerjanya kalau kawan-kawan baik media, ormas, LSM dan sebutan sejenisnya mua secara rinci silakan konfirmasi dengan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), tegas Evi Pardera.

Terkait papan informasi memang belum di pasang, kalau jumlah pekerja saya kurang tahu tapi yang jelas pembangunan jembatan tersebut sudah sesuai dengan RAB dan Gambar yang ada dengan matrial yang di gunakan batu, pasir, batu seplit 2/3 dan kalau saya tidak salah dengan menggunakan besi diameter 10 apa 12, pekerjaan pembangunan jembatan tersebut selesai lebih kurang satu minggu yang lalu, ujar Evi Pardera.

Sementara itu Tim Pelaksana Kegiatan pembangunan jembatan Desa Margo Mulyo belum terkonfirmasi.

Di sisi lain saat awak media tribunsumatera.com di hari yang sama hendak konfirmasi dengan Kepala Desa Margo Mulyo tidak ada di rumah, bahkan sudah 2 kali mengunjungi rumah Kepala Desa Margo Mulyo juga belum ada di rumah, saat di konfirmasi via telepon juga belum ada jawaban.

Ditempat terpisah Ketua Sekber Media Online Yon Maryono memberikan tanggapan di lihat dari keterangan masyarakat, Sekretaris Desa Margo Muyo dan temuan di lapangan, jadi tidak ada alasan pihak terkait seperti DPMD Kaur dan Dinas Inspektorat Kaur untuk tidak turun mengecek lansung demi pencegahan kebocoran keuangan Negara, tutur Yon Maryono.

Dalam waktu dekat kita akan menyurati secara resmi DPMD Kaur dan Dinas Inspektorat Kaur, tutup Yon Maryono.

Sejak berita ini di publikasikan apa sebenarnya peruntukan 20% ketahanan pangan dan 8% Dana Covid-19 tahun 2022, baik keterangan dari Kades, TPK Desa Margo Mulyo serta pihak-pihak terkait lain konfirmasinya terus di upayakan. (Okawa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.