Diduga Punya Ilmu Meraga Sukma , Honorer Sekaligus Perangkat Desa Lulus PPPK Guru

oleh -515 views

Poto Ilustrasi PPPK guru 

Tribun Sumatera.com – Bengkulu Selatan ” Terdapat seorang honor guru lulus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) , honorer yang lulus PPPK menjalani rangkap jabatan itu berinisial Novriani , honorer guru di salah satu SD negeri di kecamatan seginim , Novriani ini diketahui rangkap jabatan lebih dari satu setelah lulus PPPK beberapa.waktu lalu ,yang bersangkutan merupakan perangkat desa di desa durian seginim , padahal sudah jelas PPPK dilarang untuk memiliki jabatan lebih dari satu , Sabtu (10-06-23).

Saat dikonfirmasi Pemdes durian seginim yang tidak ingin di muat menjelaskan ” betul saudari Novriani perangkat desa sini , sudah lama kalau tidak salah 7 tahunan , untuk kerja N ini aktip dan masuk terus ” ujarnya.

Kadis Dikbud Bengkulu Selatan Novianto saat dikonfirmasi lewat WhatsApp menjelaskan ” Kita Tunggu dulu hasil pemeriksaan Kabid SD ,setelah selesai hasilnya pasti lapor dengan saya ,baru saya jelaskan ” jelas Novianto.

Senada yang di sampai kan oleh Kadis Dikbud, Kabid SD Zero Kurniawan S.sos menyatakan ” benar betul ada permasalahan di atas ,dan saya sudah panggil kepala SD Negeri 37 bapak Rusli Haryanto Spd juga menerangkan bahwa Novriani tersebut memang honor di SD 37 dan aktif serta masuk terus jam kerja ” terang Zero Kurniawan.

” Dalam waktu dekat akan kita Panggil Novriani tersebut ,untuk dimintai klarifikasi ” pungkas Zero Kurniawan.

Kepala Sekolah SD Negeri 37 Rusli terkesan bungkam saat diminta tanggapannya Terkait permasalahan ini lewat WhatsApp,

Di tempat terpisah anggota Sekber Media Online Rudi Haryanto dengan tegas sangat menyayangkan ini terjadi sebab menurutnya rangkap jabatan merupakan sebuah kesalahan karena menerima dua penghasilan sekaligus ,itu karena double job ( menerima penghasilan ganda dari keuangan negara terkait pekerjaannya).

” Sangat di sayangkan ini terjadi , kasian dengan yang betul-betul honor dan bekerja serius ,untuk itu kita akan pertanyakan ke pihak terkait ,sebab kita menduga ada permainan dalam pemberkasan dulu , apalagi dari informasi yang kita terima , saat menjadi aktif bekerja di perangkat desa dan honorer oknum Novriani selalu aktip masuk sehingga terkesan memiliki ilmu Meraga Sukma ( Membagi dua ) ” tegas Rudi Haryanto,

” Sebab ini tidak main-main,ada dua peraturan yang di langgar ,pertama UU tentang Desa ,kedua UU tentang tindak pidana korupsi karena menerima penghasilan ganda dari alokasi dana ADD desa serta gaji sebagai honorer dibawah Dinas Pendidikan , untuk itu kita akan laporkan ke aparat penegak hukum juga permasalahan ini ” tutup Rudi Haryanto.

Upaya konfirmasi pihak terkait terus dilakukan.(BPA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.