Masyarakat Kaur Kompak Buat Laporan Ke APH Dan Minta Usut Tuntas, Hewan Ternak Mereka Hilang

oleh -374 views

poto dokumentasi Okawa Hindra 

Tribun Sumatera.Com – Kaur ” Desa Tanjung Aur II, Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu mengeluhkan atas hilangnya ternak mereka, dalam kurun waktu satu bulan terakhir sudah tercatat lebih kurang enam ekor sapi dan tiga ekor Kerbau yang diduga dicuri oleh kawanan spesialis pencurian ternak (Curnak), lapor APH dan mintak usut tuntas, minggu 14/05/2023.

Dengan adanya kejadian tersebut dugaan kuat masyarakat memang ada kawanan spesialis curnak yang berkeliaran terkhusus di wilayah Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur.

Dihimpun dari keterangan salah seorang pemilik ternak yang diduga dicuri, mengatakan bahwa, hilangnya ternak jenis Kerbau dan Sapi itu sudah terjadi semenjak satu bulan terakhir tepatnya pada bulan April, menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H. namun, peristiwa serupa kembali terjadi pada selasa (09/05/2023) satu ekor sapi kesayangannya juga hilang, peristiwa tersebut terjadi saat ia bertolak ke alas bangun Kabupaten Bengkulu Utara untuk menghadiri resepsi pernikahan keluarga, pada sabtu (06/05/2023) s/d senin (08/05/2023), setelah kembali dari acara tersebut selasa (09/05/2023) sapi miliknya sudah hilang, jelas Liaslan Jumadi (51).

Puncaknya terjadi menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H, tidak tanggung-tanggung ada empat ekor sapi dan tiga ekor Kerbau berhasil digasak, selasa (09/05/2023) giliran ternak saya yang hilang yaitu satu ekor sapi dengan adanya kejadian tersebut ia bersama peternak lainnya merasa resah dan mengalami kerugian, tegas Liaslan.

Sambungnya, untuk itu kemaren sabtu (13/05/2023) kami sepakat untuk membuat laporan resmi ke Polsek Tanjung Kemuning, dengan adanya laporan tersebut semoga saja pihak Kepolisian bisa membekuk kawanan curnak serta meningkatkan patroli pada malam hari, sebab kalau kejadian seperti ini terus terulang bisa-bisa ternak yang kami miliki habis tidak tersisa dan kami semakin merugi, ungkap Liaslan.

Tambahnya, bagi peternak yang melepaskan ternaknya di Kawasan Pagar Batu untuk lebih berhati-hati karena selain pencurian ternak yang lagi rawan, dikawasan tersebut juga sering terjadi peracunan ternak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. sementara ternak yang telah hilang sebanyak sembilan ekor, diantaranya lima ekor sapi milik Ripawan, satu ekor kerbau milik Madianto, satu ekor kerbau milik Siplan Andalas, satu ekor kerbau milik Risal dan satu ekor Sapi milik Liaslan Jumadi.

Besar harapan kami pihak Kepolisian, Polri, Polda Bengkulu, Polres Kaur, melalui Polsek Tanjung Kemuning, untuk bisa gerak cepat menindak lanjuti laporan kami tersebut hingga pelakunya terungkap dan di proses secara hukum yang berlaku, harapan Liaslan Jumadi.

Ditempat terpisah, Polri, Polda Bengkulu, Polres Kaur, Polsek Tanjung Kemuning tanggapannya belum terkonfirmasi. (Okawa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.