Unjukrasa Persadaan Surbakti Mergana Ras Anak Beruna Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo

oleh -21 views

Tribun Sumatera.com – Karo ” Masyarakat desa Gongsol dan desa merdeka yang tergabung dalam persadaan Surbakti mergana ras anak beruna,melakukan aksi damai dengan berunjukrasa mendatangi kantor DPRD Karo dan polres Karo.Rabu 31 Agustus 2022.

Sebayak 60 orang warga di terima perwakilan sekretariat DPRD Karo yang diwakili ibu Rutina Sembiring sebagai Plt.sekretariat DPRD Karo. Menerima peryataan sikap dari warga masyarakat desa Gongsol dan desa merdeka.

Bergerak dari kantor DPRD Karo para pengunjukrasa menuju polres tanah Karo yang diterima kasat Bareskrim AKP.J.Napitupulu, Kasat Narkoba AKP.Hendry Tobing dan Kasat Lantas AKP Bevan Raga Utama.dan personil polres tanah Karo.

Ujukrasa berjalan dengan tertib dalam penyelesaian tuntutan warga di minta beberapa perwakilan untuk memasuki ruangan yang sudah di sediakan dari polres tanah Karo, dan kepada warga yang menunggu di izinkan untuk berteduh di lapangan parkir polres tanah Karo dengan berbincang bincang sambil menunggu perwakilan warga.

Aksi damai bermula pada tanggal 10 Agustus 2022,Sekelompok orang tak dikenal mendatangi lahan adat milik persadaan surbarti mergana ras anak beruna yang terletak di desa Gongsol untuk melakukan pemagaran dan mengusahai lahan milik persadaan surbarti mergana ras anak beruna. Dan pada tanggal 11 Agustus 2022 pukul ,02.00 wib dini hari. Sekelompok orang tak dikenal kembali melakukan pelemparan ke rumah rumah warga yang berada di lokasi lahan milik adat tersebut,dengan rasa takut dan kwartir warga menghubungi kepolisian setempat, dan sebelum polisi tiba di tempat kejadian, warga yang berada di tempat lahan adat tersebut akhirnya melakukan perlawanan hingga terjadi bentrok dengan OTK di jalan gundaling di desa Gongsol kecamatan merdeka kabupaten Karo. Akibat dari bentrokan 2 orang warga desa merdeka menjadi korban.

Dari kejadian itu masyarakat yang di dampingi pengacara dari LBH KARO BERUBAH Imanuel elihu Tarigan,SH. Membuat laporan atas kejadian tersebut ke polres tanah Karo dengan laporan nomor : STTPK/B/691/VIII/2022/SPKT/POLRES TANAH KARO/POLDA SUMUT. Tanggal 25 Agustus 2022.

Thomas Surbarti ketua pemuda merga silima kecamatan merdeka menjelaskan bahwa OTK tersebut merupakan suruh dari PTPN II.Dimana lahan tanah Ulayat persadaan surbarti mergana ras anak beruna ini sebelumnya di kontrakan. itu sudah berlangsung begitu lama sejak zaman Belanda di Indonesia, dan pada tahun 2019 tanah tersebut sudah di usahai bahkan sudah didirikan rumah oleh persadaan Surbakti mergana ras anak beruna, dan sebagai ahli waris tanah Ulayat persadaan Surbakti mergana ras anak beruna memiliki surat sewa menyewa zaman Belanda. Dan juga ujar Thomas Surbarti surat permohonan ke BPN kabupaten Karo untuk permintaan agar tidak memperpanjang HGB PTPN II Sudah kita sampaikan.ucapnya.

Sementara kasat Bareskrim AKP.J.Napitupu yang berdiskusi dengan warga menyepakati untuk mengusut tuntas dalang dari pemicu kerusuhan tersebut,dan tetap menjalankan proses hukum bukan kriminalisme. Untuk itu akan di adakan pertemuan Dengan Bupati kabupaten Karo, pihak PTPN II, DPRD Karo dan saksi dari warga desa merdeka dan gongsol.ujar Napitupulu.

Dalam diskusi tersebut masyarakat desa Gongsol dan desa merdeka Meminta supaya warga yang dipanggil oleh polres Karo atas nama Alaska Ginting,Aswinto Surbakti dan Rio Ginting agar dapat pulang bersama sama dengan warga desa Gongsol dan desa merdeka dan tidak ada lagi pemanggilan untuk ketiga orang ini.

Demonstrasi tersebut bubar secara otomatis setelah perwakilan dari beberapa warga kembali dengan tiga warga yang dipanggil oleh polres tanah Karo. Dengan tenang dan tertib warga keluar dari lapangan polres tanah Karo.(Dasribangun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.