Wisatawan Asal Siantar Tenggelam di Danau Toba, Pos SAR Danau Toba Lakukan Pencarian

oleh -175 views

Tribun Sumatera.com – Karo ” Danau Toba , 24/10/2022 Satu tim Rescuer Pos SAR Danau Toba berjumlah 7 orang diturunkan ke lokasi guna melakukan pencarian seorang pria yang tenggelam di Danau Toba, (Minggu, 23/10/2022).

Informasi kejadian tersebut pertama kali diterima dari Kabid Kedaruratan BPBD Kab. Toba melalui sambungan telepon. Menurut informasi yang diterima kronologis kejadian bermula saat korban bersama rombongan jemaat gereja berjumlah sekitar 60 orang datang dari Pematang Siantar ke Pantai Pasir Putih Danau Toba Desa Parparean 2 Kec. Porsea Kab. Toba dan tiba dilokasi pada Minggu, 23/10/3022 sekitar pukul 09.00 wib.

Setibanya dilokasi rombongan melakukan kebaktian rohani dan selanjutnya bermain dan berenang disekitar Pantai Pasir Putih. Sekitar Pukul 14.00 wib semua rombongan kembali ke bibir pantai untuk melakukan makan siang bersama, namun salah seorang dari rombongan melihat korban berjalan kearah Danau Toba dan berenang, tidak berselang lama korban tidak lagi kelihatan.

Mendapati kejadian tersebut, seluruh keluarga dan rombongan langsung berusaha mencari tahu keberadaan korban, namun hingga sore hari korban tak kunjung ditemukan dan diduga hilang di Danau Toba hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Kab. Toba dan diteruskan ke Pos SAR Parapat Danau Toba.

Kepala Basarnas Medan Budiono, S.E., M.M. melalui Koordinator Pos SAR Danau Toba Hisar Turnip, S.E. mengatakan ” Jadi kita terima informasi tersebut pada Minggu malam, selanjutnya Tim langsung bergerak menuju lokasi, setibanya dilokasi tim langsung berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait yang sudah berada di lokasi namun dikarenakan sudah malam hari dan pencahayaan disekitar lokasi sangat minim, maka diputuskan Operasi SAR dilanjutkan pagi ini.”

Hisar juga menambahkan” Pencarian pagi ini akan dilakukan dengan cara Penyelaman dan menggunakan Alat Aqua Eyes yang berfungsi untuk mendeteksi keberadaan korban didalam air. Tim terlebih dahulu melakukan pencarian menggunakan Aqua Eyes dari Permukaan air, setelah posisi korban terdeteksi kemudian dilakukan Penyelaman dengan harapan semoga korban secepatnya kita temukan.” Ucapnya.(Deddy Bangun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.