Sumut, tribunsumatera.com – Dugaan lemahnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kebun Torgamba PTPN IV Regional I kembali menjadi perhatian setelah seorang pekerja bagian teknik dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat listrik saat mengerjakan instalasi listrik.
Berdasarkan informasi yang beredar serta dokumen permintaan klarifikasi yang diterima media, korban diketahui bernama Rudolf Supratman Hasibuan. Info disebutkan bahwa peristiwa kecelakaan kerja diduga terjadi pada 29 Juli 2026 di lingkungan Kebun Torgamba dan diminta agar pihak manajemen memberikan penjelasan resmi terkait kronologi serta penerapan standar keselamatan kerja.
Selain menyoroti insiden yang menewaskan pekerja bagian teknik tersebut, sejumlah sumber juga mengungkapkan adanya dugaan masih banyak pekerja di areal afdeling, khususnya pemanen, yang bekerja tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap. Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja apabila benar terjadi.
Apabila dugaan tersebut terbukti, maka perusahaan diharapkan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), termasuk pengawasan penggunaan APD bagi seluruh pekerja, baik di bagian teknik maupun operasional lapangan.
Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari General Manager PTPN IV Regional I Unit Group Labuhanbatu Selatan dan Manajer Kebun Torgamba terkait:
- Kronologi lengkap kecelakaan kerja yang menyebabkan meninggalnya pekerja.
- Apakah korban telah dibekali dan menggunakan APD sesuai standar.
- Hasil investigasi internal perusahaan.
- Dugaan masih adanya pekerja pemanen yang tidak menggunakan APD di areal afdeling.
- Langkah evaluasi yang akan dilakukan perusahaan untuk mencegah kejadian serupa.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan resmi dari pihak manajemen. Demi memenuhi asas keberimbangan dan praduga tak bersalah, media ini akan memuat hak jawab maupun klarifikasi resmi dari pihak PTPN IV Regional I apabila telah diterima.








